Minggu, 25 Juli 2010

Kubur Berkata Sewaktu Jenazah Fatimah Az Zahra Hendak Dikebumikan

Dikisahkan bahwa sewaktu Fatimah r.a. meninggal dunia maka jenazahnya telah diusung oleh 4 orang, antara :

1. Ali bin Abi Talib (suami Fatimah r.a)

2. Hasan (anak Fatima r.a)

3. Husin (anak Faimah r.a)

4. Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a


Sewaktu jenazah Fatimah r.a diletakkan di tepi kubur maka Abu Dzafrrin Al-Ghifary r.a berkata kepada kubur, “Wahai kubur, tahukah kamu jenazah siapakah yang kami bawakan kepada kamu ? Jenazah yang kami bawa ini adalah Siti Fatimah az-Zahra, anak Rasulullah S.A.W.”
Maka berkata kubur, “Aku bukannya tempat bagi mereka yang berdarjat atau orang yang bernasab, adapun aku adalah tempat amal soleh, orang yang banyak amalnya maka dia akan selamat dariku, tetapi kalau orang itu tidak beramal soleh maka dia tidak akan terlepas dari aku (akan aku layan dia dengan seburuk-buruknya).”

Abu Laits as-Samarqandi berkata kalau seseorang itu hendak selamat dari siksa kubur hendaklah melazimkan empat perkara semuanya :

1. Hendaklah ia menjaga solatnya


2. Hendaklah dia bersedekah


3. Hendaklah dia membaca al-Qur’an


4. Hendaklah dia memperbanyakkan membaca tasbih kerana dengan memperbanyakkan membaca tasbih, ia akan dapat menyinari kubur dan melapangkannya.


Adapun empat perkara yang harus dijauhi ialah :

1. Jangan berdusta

2. Jangan mengkhianat


3. Jangan mengadu-domba (jangan suka mencucuk sana cucuk sini)


4. Jangan kencing sambil berdiri


Rasulullah S.A.W telah bersabda yang bermaksud, “Bersucilah kamu semua dari kencing, kerana sesungguhnya kebanyakan siksa kubur itu berpuncak dari kencing.”
Seseorang itu tidak dijamin akan terlepas dari segala macam siksaan dalam kubur, walaupun ia seorang alim ulama’ atau seorang anak yang bapanya sangat dekat dengan Allah. Sebaliknya kubur itu tidak memandang adakah orang itu orang miskin, orang kaya, orang berkedudukan tinggi atau sebagainya, kubur akan melayan seseorang itu mengikut amal soleh yang telah dilakukan sewaktu hidupnya di dunia ini.

Jangan sekali-kali kita berfikir bahwa kita akan dapat menjawab setiap soalan yang dikemukakan oleh dua malaikat Mungkar dan Nakir dengan cara kita menghafal. Pada hari ini kalau kita berkata kepada saudara kita yang jahil takutlah kamu kepada Allah dan takutlah kamu kepada soalan yang akan dikemukakan ke atas kamu oleh malaikat Mungkar dan Nakir, maka mereka mungkin akan menjawab, “Ah mudah saja, aku boleh menghafal untuk menjawabnya.”
Itu adalah kata-kata orang yang tidak berfikiran. Seseorang itu tidak akan dapat menjawab setiap soalan di alam kubur jikalau dia tidak mengamalkannya sebab yang akan menjawab ialah amalnya sendiri. Sekiranya dia rajin membaca al-Qur’an, maka al-Qur’an itu akan membelanya dan begitu juga seterusnya.


sumber:http://eidariesky.wordpress.com/2010/06/26/kubur-berkata-sewaktu-jenazah-fatimah-az-zahra-hendak-dikebumikan/

Indahnya Belajar Memulai Sesuatu dengan Bismillah

Assalamualaikum, Wr. Wb.

Salah HEBAT untuk pengunjung yang HEBAT.

Patut kita panjatkan syukur kepada Allah SWT karena kita masih diberi kehebatan untuk menjalani dan menghiasi dunia ini. Agar langkah kita lebih bermakna dan bermanfaat mari setiap sesuatu yang kita lakukan mulailah dengan bacaan basmallah. Kenapa?


Contoh, ketika kita mau membaca Al-Quran. Kita mengucapkan bismillahirrahmanirrahim. Dimaksudkan, “Saya baca Al-Quran ini dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.” Begitu juga kalau kita mau makan. Begitu kita pegang nasi kita ucapkan basmalah. Artinya, “Saya makan hidangan ini dengan menyebut nama Allah.” Demikianpun dengan kegiatan seterusnya. 

Kalau begitu, dalam syariat Islam, manusia tidak boleh bergerak tanpa seizin Allah. Dengan kata lain, tidak sepantasnya manusia mengerjakan hal-hal yang dilarang oleh-Nya. Hikmah membaca basmallah adalah supaya gerak-gerik kita tidak jauh dari Allah, sebagai tanda kita selalu beriman kepada-Nya.

Barangsiapa mengerjakan kebaikan tanpa memulainya dengan basmalah, maka kebaikan itu tidak berkah. Setiap permulaan suatu perbuatan perlu disuntik dengan basmalah supaya hati kita selalu dekat dengan Allah. 

Rasulullah SAW dalam setiap perbuatannya lebih sering mengucapkan bismillah daripada bismillahirrahmanirrahim. Mau menyembelih beliau SAW mengucapkan “bismillahi allahu akbar”, bukan “bismillahirrahmanirrahim allahu akbar”. Mau pakai sepatu, bismillah. Tentu saja, tidak salah mereka yang mengucapkan bismillahirrahmanirrahim. Hanya itu bukan kebiasaan Rasulullah SAW yang dominan.


Kalimat bismillah ini lebih pendek dan lebih mudah untuk kita amalkan dibandingkan versi lengkapnya. Apa salahnya kita selalu mengamalkan bismillah dalam setiap perbuatan kita. Insya Allah, berkat bismillah kita akan terhindar dari perbuatan-perbuatan tercela.

Berikut petikkan kisah penuh hikmah yang HEBAT tentang memulai sesuatu dengan bacaan basmallah.

Ada seorang perempuan tua yang taat beragama tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mau mengerjakan kewajiban agama dan tidak mau berbuat kebaikan.

Perempuan itu senantiasa membaca Bismillah setiap kali hendak berbicara dan setiap kali dia hendak memulai sesuatu senantiasa diawali dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap istrinya dan senantiasa memperolok-olok istrinya.

Suaminya berkata sambil mengejek. “asyiknya Bismillah, Bismillah. Sedikit2 Bismillah”

Istrinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah SWT, supaya memberikan hidayah kepada suaminya. “Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu” ujar suaminya.

Untuk membuat sesuatu yang mengagetkan istrinya, dia memberikan uang yang banyak kepada istrinya dengan berkata “simpan baik-baik uang ini”. Istrinya mengambil uang itu dan menyimpannya ditempat yang aman. Tapi diam-diam suaminya mengikutinya dari belakang, dan telah melihat tempat menyimpan uang tsb. Kemudian diam-diam suaminya itu mengambil uang tersebut dan membuangnya kedalam tong sampah dibelakang rumahnya.

Setelah beberapa hari kemudian, suaminya itu memanggil istrinya dan berkata “Berikan padaku uang yang tempo hari aku berikan kepadamu untuk disimpan”

Kemudian istrinya pergi ke tempat dia menyimpan uang itu dan diikuti oleh suaminya dengan hati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan uang itu. Lalu dia awali dengan membaca “Bismillahirrahmanirrahim”, ketika itu Allah SWT menghantar malaikat Jibril AS untuk mengembalikan uang dan menyerahkan uang itu kepada suaminya kembali.

Alangkah terperanjat suaminya, dia merasa bersalah dan mengaku kepada istrinya. Ketika itu juga dia bertaubat dan mulai mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah setiap kali akan memulai sesuatu pekerjaan. Subhanallah


Semoga bermanfaat dan jangan lupa ya

"SETIAP AKTIVITAS MULAILAH DENGAN BACAAN BASMALLAH."

Wassalamualaikum Wr Wb.

Jumat, 23 Juli 2010

Belajar Menghadapi Puasa Ramadhan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Puji syukur patut kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena hingga kini insyaAllah kita masih diperkenankan Allah untuk menikmati keindahan Ramadhan yang sebentar lagi akan membawa keberkahan dan pengampunan bagi kita semua yang beriman.

Solawat dan salam kita haturkan pada junjungan kita Rosulullah yang telah memberikan teladan kehidupan yang indah bagi kita setiap hari khususnya dalam menghadapi ramadhan ini.

Pengunjung yang HEBAT yang diberkahi Allah,

Patut kita ucapkan syukur alhamdulillah karena kita insyAllah dapat menjumpai kembali tamu yang sangat istimewa dan yang paling kita tunggu-tunggu karena keberkahannya, yang diberikan kepada umat muslim yang menjalankannya dengan ikhlas yaitu Bulan Ramadhan yang penuh berkah. Kedatangannya hanya diperuntukkan untuk umat islam yang beriman sebagai tanda kasih saya Allah kepada umatnya yang beriman sesuai firman Allah

“ Wahai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu, semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa." QS.Al Baqarah : 183

Agar kita lolos menjadi umat yang bertaqwa dan beriman di dalam bulan Ramadhan salah satunya harus melakukan ibadah Puasa (แนขaum) yang artinya menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang bisa membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hinggalah terbenam untuk meningkatkan ketakwaan seorang muslim. Berarti saat melaksanakan puasa ini kita dibutuhkan persiapan-persiapan agar puasa Ramadhan kita ini berkah. Berikut beberapa persiapan yang dapat dilakukan oleh muslim guna menghadapi puasa Ramdhannya berkah:

1. Awalilah dengan Niat Ikhlas.

“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barangsiapa yang hijrahnya karena dunia yang hendak dia raih atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”. (HSR. Bukhary-Muslim dari ‘Umar bin Khoththob radhiallahu ‘anhu)

InsayaAllah dengan bacaan basmallah dan niat ikhlas segala sesuatu yang sulit dan berat akan menjadi mudah dan ringan karena kita mendapat keberkahan dari Allah.

2. Berpikir Mampu Melakukan Berpuasa.

Dalam berpuasa diperlukan keyakinan bahwa kita mampu untuk melakukannya. Selama kita yakin pasti kita mampu untuk berpuasa dari fajar sampai kumandang adzan Magrib.



3. Bertahan Menyesuaikan Diri terhadap Rasa Lapar.

Perlu diketahui menurut penelitian manusia bisa hidup tanpa makan dan minum hingga 3 hari atau lebih. Dan rasa lapar itu datangnya setiap hari waktunya sama (missalnya ketika kita merasa lapar setiap pukul 6 pagi, 12 siang ,dan 6 malam maka setiap jam itu kita akan merasa lapar meskipun sebelumnya kita sudah makan) tetapi kalau kita dapat bertahan 15-30 menit menahan rasa lapar itu maka insyaAllah rasa lapar itu akan hilang sendirinya. Yakinlah karena itu adalah waktu biologi kita sehari-hari.

4. Minum yang Cukup ketika Sahur.

Tubuh kita terdiri sekitar 80% adalah cairan, ketika kandungan cairan tersebut berkurang maka sistem-sistem koordinasi pada tubuh kita akan terganggu. Agar cairan tubuh itu tetap terjaga maka kita dapat meminum air yang cukup dan kalau bisa ditambah dengan gula atau madu saat sahur. InsyaAllah selama seharian penuh kita akan terjaga dari kekurangan cairan.


5. Berbuka Diawali dengan Minuman dan dilanjutkan dengan Makanan.

Karena seharian penuh kita kekurangan cairan maka saat berbuka sebaiknya kita meminum terlebih dahulu tetapi jangan berlebihan. Kalau kita makan dahulu maka dapat mengakibatkan radang yang seharian kering maka lebih baik minum dahulu.

6. Hiasi dengan Kegiatan Positif

Dengan malakukan kegiatan positif seperti tadarus Alquran atau kegiatan positif lainnya insyaAllah kita akan melupakan rasa lapar. Karena kita disibukkan oleh hal teresbut.


7. Konsumsi Multivitamin.

Khususnya vitamin C guna menjaga kebugaran tubuh kita.



Semoga bermanfaat bagi kaum muslim yang insyaAllah digolongkan orang-orang yang beriman.

Wassalamualaikum Wr Wb.

Belajar 5 Wasiat Allah SWT kepada Rosulullah SAW

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pengunjung yang HEBAT mari belajar dan renungan dari 5 wasiat Allah SWT kepada Rosulullah SAW. InsyaAllah banyak bermanfaat bagi kita.

Dari Nabi S.A.W., “Pada waktu malam saya diisrakkan sampai ke langit, Allah S.W.T telah memberikan lima wasiat, antaranya :


  1. Janganlah engkau gantungkan hatimu kepada dunia kerana sesungguhnya Aku tidak menjadikan dunia ini untuk engkau
  2. Jadikan cintamu kepada-Ku sebab tempat kembalimu adalah kepada-Ku.
  3. Bersungguh-sungguhlah engkau mencari syurga.
  4. Putuskan harapan dari makhluk kerana sesungguhnya mereka itu sedikitpun tidak ada kuasa di tangan mereka.
  5. Rajinlah mengerjakan sembahyang tahajjud kerana sesungguhnya pertolongan itu berserta qiamullail.


Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Kamis, 15 Juli 2010

Belajar dari Burung Kuntul Yuk...

Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam HEBAT untuk pengunjung yang HEBAT.

Tahukah Kalau kita tinggal di negara 4 musim, maka saat musim gugur, akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf “V”. Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah mengapa rombongan angsa terbang dengan formasi bentuk huruf “V”.

Fenomena ini juga dapat dilihat di desaku Desa Teluk Karangawen. Setiap pagi burung ini dari daerah Gombel Banyumanik akan terbang mencari makanan ke arah timur dan salah satunya di desaku (Desa Teluk Karangawen Demak) dan sore akan kembali ke Gombel lagi dan saat terbang akan terlihat pemandangan ini?

Dari fenomena ini banyak fakta yang menarik dan dapat kita ambil hikmah sebagai insa yang HEBAT, yaitu:

Fakta (1) :




Kepakan sayap burung Kuntul (Angsa) di depan, memberi “daya dukung” bagi burung Kuntul (Angsa) dibelakangnya. burung Kuntul (Angsa) di belakang tidak perlu susah-payah menembus ‘airwall’ di depannya. Hasilnya, seluruh kawanan burung Kuntul (Angsa) dapat menempuh jarakterbang 71 % lebih Jauh dari pada kalau setiap angsa harus terbangsendiri-sendiri.

Pelajaran (1) : Bila arah dan tujuan kita sama, dan kita mau saling berbagi dalam perserikatan, maka pencapaian tujuan kita akan menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Mampukah kita untuk saling dorong dan saling dukung satu sama lain dalam pencapaian tujuan bersama ?. Sudah seharusnya !. Karena burung Kuntul (Angsa) saja bisa !

Fakta (2) :




Kalau seekor burung Kuntul (Angsa) terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan burung Kuntul (Angsa) di depannya.

Pelajaran (2) : Kalau kita memiliki cukup logika umum, kita akan tetap berada dalam perserikatan bersama partner lain dan pengelolanya. Kita membuka diri untuk menerima dan memberi bantuan dari dan kepada partner lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama dalam perserikatan yang akan menjadi milikkita bersama.

Fakta (3) :




Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan burung Kuntul (Angsa) lain akan terbang menggantikan posisinya.

Pelajaran (3) : Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Kita yakin potensi semua partner. Tapi, manusia saling bergantung satu sama lain dalam pengetahuan, keterampilan, kemauan, kapasitas, karunia lain yangunik, serta talenta atau sumber daya lainnya.

Fakta (4) :




Burung Kuntul (Angsa) yang terbang dalam formasi mengeluarkan suara riuh-rendah dari belakang memberi semangat kepada burung Kuntul (Angsa) yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.

Pelajaran (4) : Kita harus memastikan bahwa ucapan kita akan memberi dukungan kekuatan, bukan melemahkan. Semua partner dalam perserikatan akan saling memperkuat, sehingga hasil yang dicapai akan menjadi lebih besar. Dukungan dalam satu kesatuan hati dilandasi nilai-nilai luhur adalah kualitas suara dan ucapan partner yang diharapkan bersama oleh semua partner dalam perserikatan .

Fakta (5) :




Ketika seekor burung Kuntul (Angsa) menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua burung Kuntul (Angsa) lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan burung Kuntul (Angsa) yang jatuh dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat terbang lagi, tidak sampai mati. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.

Pelajaran (5) : Kalau saja kita berperasaan seperti seekor burung Kuntul (Angsa) , kita akan tinggal bersama partner yang berada dalam kesulitan, seperti ketika segalanya baik, dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat bangkit kembali.

Dapatkah kita melakukannya, PASTI DAPAT. Karena pada kdratnya manusia diciptakan untuk hidup bersama dan saling membantu dengan yang lainnya.

Semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

sumber http://amazing.okabasi.com/fakta-kenapa-burung-membentuk-huruf-v-saat-terbang/

Rabu, 14 Juli 2010

Belajar Hidup untuk Memberi

Disuatu sore hari pada saat aku pulang kantor dengan mengendarai sepeda motor, aku disuguhkan suatu drama kecil yang sangat menarik, seorang anak kecil berumur lebih kurang sepuluh tahun dengan sangat sigapnya menyalip disela-sela kepadatan kendaraan disebuah lampu merah perempatan jalan di Jakarta .

Dengan membawa bungkusan yang cukup banyak diayunkannya sepeda berwarna biru muda, sambil membagikan bungkusan tersebut ,ia menyapa akrab setiap orang, dari Tukang koran , Penyapu jalan, Tuna wisma sampai Pak polisi.

Pemandangan ini membuatku tertarik, pikiran ku langsung melayang membayangkan apa yang diberikan si anak kecil tersebut dengan bungkusannya, apakah dia berjualan ? “kalau dia berjualan apa mungkin seorang tuna wisma menjadi langganan tetapnya atau…??, untuk membunuh rasa penasaran ku, aku pun membuntuti si anak kecil tersebut sampai disebrang jalan , setelah itu aku langsung menyapa anak tersebut untuk aku ajak berbincang-bincang. De, “boleh kakak bertanya” ? silahkan kak, kalau boleh tahu yang barusan adik bagikan ketukang koran, tukang sapu, peminta-minta bahkan pak polisi, itu apa ?, oh… itu bungkusan nasi dan sedikit lauk kak, memang kenapa kak!, dengan sedikit heran , sambil ia balik bertanya. Oh.. tidak! , kakak Cuma tertarik cara kamu membagikan bungkusan itu, kelihatan kamu sudah terbiasa dan cukup akrab dengan mereka. Apa kamu sudah lama kenal dengan mereka? Lalu ,

Adik kecil ini mulai bercerita, “Dulu ! aku dan ibuku sama seperti mereka hanya seorang tuna wisma ”,setiap hari bekerja hanya mengharapkan belaskasihan banyak orang, dan seperti kakak ketahui hidup di Jakarta begitu sulit, sampai kami sering tidak makan, waktu siang hari kami kepanasan dan waktu malam hari kami kedinginan ditambah lagi pada musim hujan kami sering kehujanan, apabila kami mengingat waktu dulu, kami sangat-sangat sedih , namun setelah ibu ku membuka warung nasi, kehidupan keluarga kami mulai membaik.

Maka dari itu ibu selalu mengingatkanku, bahwa masih banyak orang yang susah seperti kita dulu , jadi kalau saat ini kita diberi rejeki yang cukup , kenapa kita tidak dapat berbagi kepada mereka.

Yang ibu ku selalu katakan “ hidup harus berarti buat banyak orang “, karena pada saat kita kembali kepada Sang Pencipta tidak ada yang kita bawa, hanya satu yang kita bawa yaitu Kasih kepada sesama serta Amal dan Perbuatan baik kita , kalau hari ini kita bisa mengamalkan sesuatu yang baik buat banyak orang , kenapa kita harus tunda.

Karena menurut ibuku umur manusia terlalu singkat , hari ini kita memiliki segalanya, namun satu jam kemudian atau besok kita dipanggil Sang Pencipta,” Apa yang kita bawa”?. Kata-kata adik kecil ini sangat menusuk hati ku, saat itu juga aku merasa menjadi orang yang tidak berguna, bahkan aku merasa tidak lebih dari seonggok sampah yang tidak ada gunanya,dibandingkan adik kecil ini.

Aku yang selama ini merasa menjadi orang hebat dengan pendidikan dan jabatan tinggi, namun untuk hal seperti ini, aku merasa lebih bodoh dari anak kecil ini, aku malu dan sangat malu. Yah.. Tuhan, Ampuni aku, ternyata kekayaan, kehebatan dan jabatan tidak mengantarku kepada Mu.

Hanya Kasih yang sempurna serta Iman dan Pengharapan kepada Mu lah yang dapat mengiringiku masuk keSurga. Terima kasih adik kecil, kamu adalah malaikat ku yang menyadarkan aku dari tidur nyenyak ku.

(Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersuka cita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan.)

Lakukanlah perkara-perkara kecil, dengan membagikan cerita ini kepada semua orang, semoga hasil yang didapat dari hal yang kecil ini berdampak besar buat banyak orang.


Thomas – 26/7/08

Sumber: http://www.resensi.net/hidup-untuk-memberi/2008/07/25/


Sisi Lain Anak Jalanan

Pernahkan terlintas di pikiran Anda, Lebih hebat manakah kita dengan anak jalanan / pengamen? Apakah kita yang lebih hebat? Bagi Anda yang menjawab demikian Anda SALAH BESAR …tahukah apa yang membuat comment kita tersebut salah?

Mungkin bila kita melihat orang jalanan / pengamen yang selalu yang ada di benak kita adalah anak kita yang kotor, kumuh, dan nakal. Memang semua itu benar, tapi ada suatu hal yang lebih berharga di balik semua itu. Anak jalanan /pengamen mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki. Apa keistimewaannya? Tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan hanya untuk 1 tujuan yaitu mencari uang untuk hidup 1 hari. walaupun yang didapat sedikit namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Namun bagaimana dengan kita? Kita tidak tiap hari merasakan kekejaman dunia, hanya pada waktu tertentu saja namun lebih parahnya kita selalu gampang berputus asa bila mengalami kegagalan dan yang lebih parahnya lagi kita tidak pernah mensyukuri apa yang kita punyai saat ini. Sekarang lebih hebat manakah ?kita atu anak jalanan?

Oleh : Sartika Setiyowati

Sumber: http://www.resensi.net/sisi-lain-anak-jalanan/2010/02/09/