Sabtu, 25 September 2010

Flu

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pengunjung yang HEBAT saya harap KUAT dan SEHAT.

Sabtu, 25 Spetember 2010 adalah hari yang paling bahagia buat Nizar karena itu adalah hari perdana Nizar kuliah melanjutkan ke transfer S1 PGSD. Subhanallah saat berangkat kuliah perdana Nizar disambut hujan yang penuh berkah, sangat deras dan dihiasi oleh hemnbusan angin yang kencang sehingga mengguyur sebagian tubuh Nizar meski begitu Nizar tetap melanjutkan kuliah dan alhamdulillah akhirnya sampai juga di tempat kuliah.

Kenapa hujan tadi Nizar sebut berkah karena setelah berkah hujan tersebut kepala Nizar pusing, suhu badan demi sedikti meningkat dan akhinya mau tidur gigi terasa skait dan bangun tidur alhamdulillah sakit kepala, badan Nizar pegal, dan akhirnyapun diberi flu. Ini adalah berkah yang diberikan oleh Allah kepada Nizar karena akan menjadi pembelajaran yang HEBAT bagi Nizar.

Kenapa pembelajaran ? karena biasanya Nizar setiap hari mengkonsumsi habatus sauada dan tiap minggu mengkonsumsi madu dalam bulan-bulan ini tidak pernah lagi mengkonsumsi suplemen tersebut.
 
Maka dari pembelajaran tersebut Nizar dalam kesempatan ini ingin memosting tentang Flu. Apa lagi dalam beberapa tahun akhir ini pergantian musim tidak dapat dipastikan sehingga kalau tubuh pengunjung HEBAT tidak stabil maka akan mudah terserang flu. untuk itu Nizar ingin saring n skalian memberi informasi tentang

Apa itu Flu?
Flu yang dalam bahasa medisnya disebut Rhino-faringitis akut merupakan suatu kumpulan gejala yang disebabkan peradangan selaput lendir (mukosa) hidung dan tenggorokan. Penyakit ini disebabkan oleh agen infeksi umumnya adalah virus, dan juga bakteri. Acapkali terjadi di musim pancaroba, pada individu yang banyak beraktivitas malam hari dan kurang tidur, kehujanan, kelelahan, kurang makan bergizi, kurang olahraga. Jadi pada kejadian flu, selain disebabkan agen infeksi yang ditularkan dari penderita flu, faktor daya tahan tubuh memegang peranan sangat penting. Secara umum dapat dikatakan bahwa agen-agen infeksi penyebab flu itu terdapat pada udara bebas di mana saja tempat kita menarik napas, jadi faktor kesegaran tubuh yang akan menjadi penentu apakah kita akan menderita sakit atau tidak.

Penyebab flu ?
Penyebab terserang dari flu adalah virus, beberapa yang umum adalah Rhinovirus, Coronavirus, RSV, Influenza virus. Sedangkan bakteri yang terkait dengan flu umumnya Streptococcus pneumonia dan Haemophillus influenza. Penularannya adalah secara droplet atau percikan liur di udara seperti dari bersin dan batuk, juga menular secara tidak langsung melalui kontak tangan dengan benda-benda yang disentuh oleh tangan penderita.

Gejala flu ?
Gejala yang sebenarnya tidaklah khas dan cukup bervariatif antara penderita yang satu dengan yang lainnya. Tetapi pada umumnya sebaai berikut :
  • Suhu kepala semakin meningkat
  • Sakit kepala hingga vertigo
  • Suhutenggorokan perih terutama saat bangun pagi dan malam menjelang tidur
  • Batuk dan diikuti ingus ingus dari encer hingga kental
  • Hidung mampet.
  • Mata perih dan merasa silau.
  • Demam
  • Nafsu makan menurun
  • terutama sendi-sendi pegal.

Bagaimana cara menanggulangi Flu ?

  1. Muhasabah dan Istighfar kenapa ? karena pbanyak manusia yang juga terkena hujan tetapi beberapa tidak mengalami flu. Ini adalah rasa sayang dan rahasia Allah behwa penyakit tersebut diperkenankan untuk menyerang kita. Maka kita perlu Muhassabah dan istighfar atas kesalahan-kesalahan kita khususnya tentang melamun dan memndam jengkel kepada orang lain.
  2. Minum air putih yang banyak.
  3. Hirup dengan hidung uap mentol/minyak kayu putih/inhaler agar menjaga kehangatan saluran napas dan mengurangi gejala di hidung dan tenggorok. 
  4. Jika hidung tersumbat, hiruplah uap air hangat dari suatu baskom/ember dengan kepala ditutupi handuk.
  5. Jika agak demam, dapat kompres air hangat di kening serta leher dan dada ingat sebaiknya pakai air hangat bukan dingin.
  6. Kumur-kumur dengan air garam hangat setiap bangun tidur, menjelang tidur malam maupun setiap dirasa tenggorokan perih.
  7. Konsumsilah madu dicampur dengan air hangat dan konsumsilah habatus sauda dengan jumlah sesuai dosis untuk penyembuhan.
  8. Minumlah obat flu yang dijual di pasaran untuk meredakan gejala-gejala flu yang memang mengganggu aktivitas.
  9. Periksakanlah ke dokter terdekat.

Cara mengontrol Flu

  • Luangkanlah membaca Alquran dan Dzikir meski dalam hati.
  • Perbanyak istirahat.
  • Walau nafsu makan berkurang, Anda harus mengupayakan banyak makanan bergizi. 
  • Banyaklah minum air putih sejuk, terutama segelas penuh saat bangun pagi serta menjelang tidur.
  • Hentikan dulu kebiasaan Anda merokok, juga menghisap asap rokok.
  • Jangan minum sembarang antibiotik sendiri tanpa anjuran dokter!
  • Konsumsilah madu dan habatus sauda sesuai dosis
  • Biasakan menggunakan masker selama Anda flu dengan gejala bersin dan batuk yang sering sedang berjalan di tempat umum, sehingga tidak menularkan kepada orang lain. 

Cara mencegah Flu

  • Jalankan sholat dan shodaqah
  • Tetap Dzikir dan membaca Alquran
  • Jauhkan diri anda dari melamun karena saat ini pertahan tubuh berkurang.
  • Jauhkan sifat grundel / mangkel yang dipendam
  • Berolahraga rutin.
  • Konsumsi madu dan habatus sauda.

Flu bukanlah sekedar penyakit kacangan! Ada sejumlah komplikasi yang serius yang mengintai jika penanganan tidak tepat seperti sinusitis (peradangan sinus sekitar hidung), laryngitis (peradangan pita suara), otitis media ( peradangan telinga tengah yang dapat mengarah ke ketulian) , infeksi saluran napas bawah yang dapat menjadi fatal seperti bronchitis dan pneumonia (radang paru).


Semoga bermanafaat dan pengunjung HEBAT selalu diberi rasa syukur dan kesehatan. Amien

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Selasa, 21 September 2010

Manfaat Senyum

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pangunjung HEBAT yang penuh senyum.

Marah ....

Marah lagi ....

Marah marah lagi ....


Tidak jamannya lagi kita untuk marah, BETUL G?
Karena hanya mendekatkan n membuka lebar-lebar pintu neraka saja. Tapi .... Kenapa ya sampai saat ini saya masih mudah marah padahal berbagai cara telah saya lakukan. Apa mungkin ini karakter saya yach.... He.... Tapi saya tidak akan putus asa agar dapat menjadi orang yang tidak mudah marah dan mengahadapi hidup ini dengan SENYUMAN. Semoga KITA BISA.

Meski saya mudah marah tidak ada salahnya kalau saya postingkan manfaat senyum yang salah satunya adalah mencegah marah?

Berikut manfaat senyum :

  1. Senyum secara psikologis dapat mencegah kita dari perbuatan marah karena dapat menenangan hati yang tak terkendali.
  2. Secara psikologis juga senyum dapat mengurangi stress dan mengubah perasaan. Ketika kita merasa tertekan dan sedih, cobalah tersenyum, maka perasaan akan lebih baik dan pikiran lebih jernih dan positif. Saat tersenyum tubuh kita memberi sinyal-sinyal positif kehidupan, sehingga tubuh kita menerimanya sebagai anugerah. Faktor ini pula yang membuat senyum mampu meningkatkan imunitas tubuh secara psikologis karena senyum membuat perasaan dan pikiran lebih rileks. Fungsi imun akan meningkat dalam suasana dan kondisi yang rileks. Tersenyum juga mampu menularkan energi positif kepada orang lain. Dengan senyum, suasana menjadi lebih santai, ceria dan bisa membuat perasaan orang lain bahagia. Di samping itu, senyum dapat memberi kesan berseri dan optimis. Optimisme yang tampak membuat orang lebih diandalkan dalam karir, sehingga bisa membantu meraih kesuksesan.
  3. Secara penampilan senyum membuat kita lebih menarik karena daya tarik kita lebih tercermin lewat senyuman. Tersenyum mencerminkan pribadi yang menyenangkan dan bersahabat di mata orang lain, sehingga orang merasa nyaman dan senang di dekat kita.
  4. Dari segi kesehatan, senyum sama dengan olah raga yang bermanfaat untuk mengurangi infeksi paru-paru, mengurangi sakit jantung, meningkatkan semangat mengurangi dua hormon dalam tubuh yaitu eniferin dan kortisol, serta menghasilkan endorphin, pemati rasa alamiah dan serotonin yang merupakan hormon pengendali rasa sakit, sehingga senyum bisa mempercepat proses penyembuhan penyakit dan mengurangi rasa nyeri. Dari segi kecantikan, senyum merupakan obat awet muda karena senyum menggerakkan banyak otot wajah, sehingga otot wajah terlatih dan kencang.
  5. Secara spiritual, senyum memberikan manfaat sebagai penyejuk rohani, tanda kemurahan hati dan tentu saja ibadah karena senyum merupakan sedekah. Yang penting kita bisa menempatkan senyum dalam waktu dan kondisi yang tepat.
  6. Secara religi Dengan senyum maka kita akan mudah mengandalikan amarah kalau kita dapat mengendalikan amarah maka hadiahnya surga. Rasulullah pernah berpesan dan diulang 3x “la taghdob, la taghdob, la taghdob..” yang artinya.. “jangan marah, jangan marah, jangan marah..” dan diakhiri dengan kata-kata “...walakal jannah” ..maka bagimu syurga. Beliau juga bersabda, sesungguhnya marahmu adalah bunga api dari neraka.

Tersenyumlah ....
Awali setiap aktivitas kita dengan basmallah dan senyuman
Akhiri setiap usaha dengan tersenyum, hamdallah dan berdoa.
InsyaAllah, hati dan pikiran kita lebih berenergi dan bersemangat.

Semoga bermanfaat khusunya saya yang mudah marah.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Tetaplah Tersenyum

Assalamualikum Wr. Wb.

Salam HEBAT dan SENYUM untuk pengunjung yang HEBAT DAN selalu TERSENYUM.

Pada kali ini Nizar ingin memosting tentang "Tetaplah Tersenyum". Tersenyum, betapa mudahnya hal ini kita lakukan. Hanya merubah bentuk bibir menjadi senyum dan mempertahankam beberapa detik sebagai ungkapan ketulusan hati.

Tetapi kenapa hal sederhana ini jarang terlihat? Wajah-wajah di jalan, di sekolah, di angkutan umum, di kantin, di kantor, bahkan di tempat wisata yang seharusnya menjadi kebun senyum, justru terlihat buram. Kerutan-kerutan di wajah menunjukkan betapa berat beban yang harus ditanggung wajah-wajah itu. Banyak wajah yang daerah diantara dua matanya mengkerut. Menyeramkan dan tampak garang.

Senyum itu sudah hilang dari wajah banyak orang. Entah kenapa senyum – bahkan tawa – yang selalu cerah menghiasi wajah-wajah itu dari kecil, sirna begitu saja. Sekarang, bahkan bukan hanya wajah-wajah tua dan dewasa yang telah kehilangan senyum manis. Wajah para remaja dan anak-anak pun ikut-ikutan muram, kira-kira mereka berbuat seperti itu karena apa? Coba bayangkan kalau dunia ini penuh senyum, Subhanallah pastinya kita serasa bahagia dan tentunya orang lainpun ikut bahagia. Betul tidak ?

Senyum pada hakikatnya adalah salah satu anugerah indah dari Allah SWT. Allah sengaja menganugerahkan senyum sebagai ibadah dan sedekah yang dilakukan manusia. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Al-Baihaqi.

”Tabassumuka Fii Wajhi Akhiika Shodaqoh.”

Artinya :“Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah.”

Dalam sebuah hadits lain yang diriwayatkan Ad-Dailamy, Rasulullah SAW bersabda:

”Sesungguhnya pintu-pintu kebaikan itu banyak: tasbih, tahmid, takbir, tahlil (dzikir), amar ma’ruf nahyi munkar, menyingkirkan penghalang (duri, batu) dari jalan, menolong orang, sampai senyum kepada saudara pun adalah sedekah.”

Sayang, anugerah indah ini belum dimaksimalakan untuk menghiasi dunia ini padahal suatu hal yang gratis dan mudah kita lakukan. Betul?

Hidup dan kehidupan manusia pun akan lebih indah dan menenteramkan bila kita menemui banyak senyum di sekeliling kita. Terutama sang senyum dari wajah kita sendiri. Bukankah sangat enak bila kita menerima senyum? Dan bukankah jauh lebih enak bila kita lah yang memberi senyum?

Pengunjung yang HEBAT, Senyum Rasulullah SAW juga selalu teraplikasi dalam pergaulannya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan At-Tirmidzi, Al-Husein Radliyallahu’anhu, cucu Rasulullah SAW menuturkan keluhuran budi pekerti beliau. Ia berkata, ”Aku bertanya kepada Ayahku tentang adab dan etika Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam terhadap orang-orang yang bergaul dengan beliau. Ayahku menuturkan, ‘Beliau Shallahu ‘alaihi wa Sallam senantiasa tersenyum, berbudi pekerti lagi rendah hati, beliau bukanlah seorang yang kasar, tidak suka berteriak-teriak, bukan tukang cela, tidak suka mencela makanan yang tidak disukainya. Siapa saja mengharapkan pasti tidak akan kecewa dan siapa saja yang memenuhi undangannya pasti akan senantiasa puas…..(Riwayat At-Tirmidzi)

Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam juga merupakan seorang suami yang penuh canda dan senyum dalam kehidupan rumah tangganya.

Aisyah Radliyallahu’anha mengungkapkan, ”Adalah Rasulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam ketika bersama istri-istrinya merupakan seorang suami yang paling luwes dan semulia-mulia manusia yang dipenuhi dengan gelak tawa dan senyum simpul.(Hadits Riwayat Ibnu Asakir)

Aisyah Radliyallahu’anha bercerita, yang artinya, “Tidak pernah saya melihat Raulullah Shallahu ‘alaihi wa Sallam tertawa terbahak-bahak sehingga kelihatan batas kerongkongannya. Akan tetapi tertawa beliau adalah dengan tersenyum.” (Hadits Riwayat Al-Bukhari)

Senyum yang tulus dapat memancarkan cahaya hati dan inner beauty kita, memberi kesan hangat dan ramah. Tersenyum mampu mendekatkan perasaan dan menumbuhkan ikatan kasih sayang yang mengeratkan hubungan hati. Bukan sekedar hubungan dan ikatan secara keturunan atau materi, tetapi ikatan dan hubungan persaudaran yang berlandaskan iman. Tersenyumlah, dan awali setiap hari dengan senyuman karena senyum memiliki banyak manfaat.

Mari kita tunjukkan dengan "Tetaplah Tersenyum" agar dunia ini semakain indaha.

Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Sumber : kumpulan Hadits dan inspirasi HEBAT

Pertempuran Nizar VS Monster Katak

Senin, 20 September 2010

Jihad Seorang Ibu

Rasulullah SAW bersabda, ''Setiap jerih payah istri di rumah sama nilainya dengan jerih payah suami di medan jihad.'' (HR Bukhari dan Muslim). Pada dasarnya, Islam telah memberikan keistimewaan kepada para istri untuk tetap berada di rumahnya. Untuk mendapatkan surga-Nya kelak, para istri cukup berjuang di rumah tangganya dengan ikhlas. Tetesan keringat mereka di dapur dinilai sama dengan darah mujahid di medan perang.

Menjadi ibu rumah tangga kedengarannya memang sepele dan remeh, hanya berkecimpung dengan urusan rumah dari A-Z, namun siapa sangka banyak sekali kebaikan dan hikmah yang dapat diperoleh. Ibulah yang mengambil porsi terbesar dalam pembentukan pribadi sebuah generasi.

Pertumbuhan suatu generasi bangsa pertama kali berada di buaian para ibu. Di tangan ibu pula pendidikan anak ditanamkan dari usia dini, dan berkat keuletan dan ketulusan ibu jualah bermunculan generasi-generasi berkualitas dan bermanfaat bagi bangsa dan agama.

Dalam Islam, ini adalah tugas besar, namun sangat mulia dan akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, ''Seorang istri pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab atas kepemimpinannya.'' (HR Bukhari dan Muslim).

Sayangnya, kebanyakan wanita modern saat ini tidak menyukai aktivitas rumah tangga. Mereka lebih bangga bekerja di luar rumah karena beranggapan tinggal di rumah identik dengan ketidakmandirian dan ketidakberdayaan ekonomi. Maka, jadilah peran ibu di rumah dianggap rendah, dan tidak sedikit ibu rumah tangga yang malu-malu ketika ditanya apa pekerjaannya.

Meskipun seorang wanita tidak bekerja setelah lulus sarjana, ilmunya tidak akan sia-sia, sebab ia akan menjadi ibu sekaligus pendidik bagi anak-anaknya. Kebiasaan berpikir ilmiah yang ia dapatkan dari proses belajar di bangku kuliah itulah yang akan membedakannya dalam mendidik anak. Seorang ibu memang harus cerdas dan berkualitas, sebab kewajiban mengurus anak tidak sebatas memberi makan.

Ia harus mampu merawat dan mendidik anak-anaknya dengan benar, penuh kasih sayang, kesabaran, menempanya dengan nilai dan norma agama agar sang anak mampu menghindar dari pengaruh lingkungan dan kemajuan teknologi yang merusak akal dan akhlaknya. Hal itu hanya dapat dilakukan oleh seorang ibu yang cerdas.


Republika, 21 April 2008

Menemukan Kedamaian Islam di Balik Jilbab

Sara Bokker, dulunya adalah seorang model, aktris, aktivis dan instruktur fitness. Seperti umumnya gadis remaja Amerika yang tinggal di kota besar, Bokker menikmati kehidupan yang serba gemerlap. Ia pernah tinggal di Florida dan South Beach, Miami, yang dikenal sebagai tempat yang glamour di Amerika. Kehidupan Bokker ketika itu hanya terfokus pada bagaimana ia menjaga penampilannya agar menarik di mata orang banyak.

Setelah bertahun-tahun, Bokker mulai merasakan bahwa ia selama ini sudah menjadi budak mode. Dirinya menjadi "tawanan" penampilannya sendiri. Rasa ingin memuaskan ambisi dan kebahagian diri sendiri sudah mengungkungnya dalam kehidupan yang serba glamour. Bokker pun mulai mengalihkan kegiatannya dari pesta ke pesta dan alkohol ke meditasi, mengikuti aktivitas sosial dan mempelajari berbagai agama.

€Sampai terjadilah serangan 11 September 2001, dimana seluruh Amerika bahkan diseluruh dunia mulai menyebut-nyebut Islam, nilai-nilai Islam dan budaya Islam, bahkan dikait-kaitkan dengan deklarasi "Perang Salib" yang dilontarkan pimpinan negara AS. Bokker pun mulai menaruh perhatian pada kata Islam.

"Pada titik itu, saya masih mengasosiasikan Islam dengan perempuan-perempuan yang hidup di tenda-tenda, pemukulan terhadap istri, harem dan dunia teroris. Sebagai seorang feminis dan aktivis, saya menginginkan dunia yang lebih baik bagi seluruh umat manusia," kata Bokker seperti dikutip dari Saudi Gazette.

Suatu hari, secara tak sengaja Bokker menemukan kita suci al-Quran, kitab suci yang selama ini pandang negatif oleh Barat. "Awalnya, saya tertarik dengan tampilan luar al-Quran dan saya mulai tergelitik membacanya untuk mengetahui tentang eksistensi, kehidupan, penciptaan dan hubungan antara Pencipta dan yang diciptakan. Saya menemukan al-Quran sangat menyentuh hati dan jiwa saya yang paling dalam, tanpa saya perlu menginterpretasikan atau menanyakannya pada pastor," sambung Bokker.

Akhirnya, Bokker benar-benar menemukan sebuah kebenaran, ia memeluk Islam dimana ia merasa hidup damai sebagai seorang Muslim yang taat. Setahun kemudian, ia menikah dengan seorang lelaki Muslim. Sejak mengucap dua kalimat syahdat Bokker mulai mengenakan busana Muslim lengkap dengan jilbabnya.

"Saya membeli gaun panjang yang bagus dan kerudung seperti layaknya busana Muslim dan saya berjalan di jalan dan lingkungan yang sama, dimana beberapa hari sebelumnya saya berjalan hanya dengan celana pendek, bikini atau pakaian kerja yang 'elegan'," tutur Bokker.

"Orang-orang yang saya jumpai tetap sama, tapi untuk pertama kalinya, saya benar-benar menjadi seorang perempuan. Saya merasa terlepas dari rantai yang membelenggu dan akhirnya menjadi orang yang bebas," Bokker menceritakan pengalaman pertamanya mengenakan busana seperti yang diajarkan dalam Islam.

Setelah mengenakan jilbab, Bokker mulai ingin tahu tentang Niqab. Ia pun bertanya pada suaminya apakah ia juga selayaknya mengenakan niqab (pakaian muslimah lengkap dengan cadarnya) atau cukup berjilbab saja. Suaminya menjawab, bahwa jilbab adalah kewajiban dalam Islam sedangkan niqab (cadar) bukan kewajiban.

Tapi satu setengah tahun kemudian, Bokker mengatakan pada suaminya bahwa ia ingin mengenakan niqab. "Alasan saya, saya merasa Allah akan lebih senang dan saya merasa lebih damai daripada cuma mengenakan jilbab saja," kata Bokker.

Sang suami mendukung keinginan istrinya mengenakan niqab dan membelikannya gaun panjang longgar berwarna hitam beserta cadarnya. Tak lama setelah ia mengenakan niqab, media massa banyak memberitakan pernyataan dari para politisi, pejabat Vatikan, kelompok aktivis kebebasan dan hak asasi manusia yang mengatakan bahwa niqab adalah penindasan terhadap perempuan, hambatan bagi integrasi sosial dan belakangan seorang pejabat Mesir menyebut jilbab sebagai "pertanda keterbelakangan."

"Saya melihatnya sebagai pernyataan yang sangat munafik. pemerintah dan kelompok-kelompok yang katanya memperjuangkan hak asasi manusia berlomba-lomba membela hak perempuan ketika ada pemerintah yang menerapkan kebijakan cara berbusana, tapi para 'pejuang kebebasan' itu bersikap sebaliknya ketika kaum perempuan kehilangan haknya di kantor atau sektor pendidikan hanya karena mereka ingin melakukan haknya mengenakan jilbab atau cadar," kritik Bokker.

"Sampai hari ini, saya tetap seorang feminis, tapi seorang feminis yang Muslim yang menyerukan pada para Muslimah untuk tetap menunaikan tanggung jawabnya dan memberikan dukungan penuh pada suami-suami mereka agar juga menjadi seorang Muslim yang baik. Membesarkan dan mendidik anak-anak mereka agar menjadi Muslim yang berkualitas sehingga mereka bisa menjadi penerang dan berguna bagi seluruh umat manusia."

"Menyerukan kaum perempuan untuk berbuat kebaikan dan menjauhkan kemunkaran, untuk menyebarkan kebaikan dan menentang kebatilan, untuk memperjuangkan hak berjilbab maupun bercadar serta berbagi pengalaman tentang jilbab dan cadar bagi Muslimah lainnya yang belum pernah mengenakannya," papar Bokker.

Ia mengungkapkan, banyak mengenal muslimah yang mengenakan cadar adalah kaum perempuan Barat yang menjadi mualaf. Beberapa diantaranya, kata Bokker, bahkan belum menikah. Sebagian ditentang oleh keluarga atau lingkungannya karena mengenakan cadar. "Tapi mengenakan cadar adalah pilihan pribadi dan tak seorang pun boleh menyerah atas pilihan pribadinya sendiri," tukas Bokker.


www.eramuslim.com

Minggu, 19 September 2010

Selamat Datang Kembali Siswa SDIT Permata Bunda yang HEBAT

Assalamualaikum Wr. Wb.

Siswa SDIT Permata Bunda dan pengunjung yang HEBAT dan dirahmati Allah.

Sebelumnya saya sampaikan mohon Minal Aidzin Walfaizain Mohon Maaf Lahir dan Bathin atas salah, kilaf, dan janji yang tidak ditepati Bapak.

Alhamdulillah mulai Senin, 20 September 2010 kita memulai lagi pembelajaran di SDIT PERMATA BUNDA  tercinta setelah usai liburan hari Idhul Fitri 1431 H yang insayaAllah akan  kita jadikan ladang perjuangan untuk menuntut ilmu yang berguna bagi kita dan semua insan di dunia.

Karena kita sudah menjalankan Puasa Ramadhan sebulan lamanya jangan sampai kita menghilangkan budaya yang baik seperti membaca Alquran, berinfaq, membantu sesama, saling berbagi dan kebaikkan-kebaikan lainnya. Dan mari kita mulai hari ini hiasi perjuangan kita menuntut ilmu dengan "Semangat Ramadhan" sehingga Allah akan meridlai dan mempermudah kita untuk menuntut ilmu bersama.

Bapak hanya berpesan jadilan insan yang

  1. Berpegang teguh dengan Akidah Allah
  2. Berhati Syahadat Tauhid n Syahadat Rosul
  3. Berpandangan, bernafaskan dan berfikir Alquran dan Hadits
  4. Berucap dan bersikap ahlaqur karimah
  5. Menjalankan sholat, puasa dan berbagi dengan sesama
  6. Pereratlah tali ukhuwah (persaudaraan) antar sesama
  7. Buatlah bangga orangtua dengan tutur sikapmu
  8. Berguna bagi insan disekitar kita
  9. HEBAT dan PASTI BISA.

Bapak berdoa dengan semanga kalian yang SUPER HEBAT semoga Allah akan memberikan kemudahan dan kelancaran dalam menuntut ilmu khususnya Kelas VI yang akan menghadapi UASBAN semoga berhasil dan  bersamngantlah dalam JIHAD PRESTASI yang telah diperjuangkan oleh guru kalian yang SUPER HEBAT sehingga kalian dapat meraih cita HEBAT kalian. Amien

Tetaplah ceria, semangat, senyum insyAllah Sukses (CS3)

Semoga perjuangan kita diridlai Allah . Amien

Wassalamualaikum Wr. Wb.