Selasa, 26 April 2011

Percobaan SAINS Sederhana "Pengaruh Gaya terhadap Gerak Benda"

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam untuk Pengunjung HEBAT yang suka berkreasi.

Pada kesempatan ini, Nizar ingin memosting tentang percobaan sederhana SAINS yang dilakukan oleh sahabat Sains di SDIT Permata Bunda Demak pada hari Selasa, 26 April 2011 sekitar jam 14.30 WIB yaitu tentang pengaruh gaya terhadap gerak benda.

Pengunjung HEBAT dapat melakukannya di rumah dengan ketentuan sebagai berikut.

Alat dan bahan
.
  1. Lakban hitam
  2. Bola pingpong/ bola lainnya.
  3. Cutter (gunting)

Tata cara

  1. Carilah tempat yang ada temboknya dan berlantai rata seperti lantai keramik.
  2. Potong lakban sepanjang 15 cm sebanyak 2 helai selanjutnya buat simbol X (silang) dan letakkan 50 cm dari tembok.
  3. Potong kembali lakban sepanjang 30 cm dan letakkan secara horizontal sejauh 100 cm dari tembok.
  4. Lakukan percobaan berikut hingga 3 kali.
  • Letakkan bola pada garis horizontal, selanjutnya gerakkan menggunakan tangan atau jari atau alat bantu seperti penggaris dimana dengan dorongan yang lemah.
  • Letakkan kembali bola pada garis horizontal, lalu dorong tetapi kali ini dorongan lebih kuat (sedang).
  • Letakkan kembali bola pada garis horizontal, kali ini doronglah dengan kekuatan yang paling tinggi.
  • Lakukanlah selama 3 kali untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan selanjutnya ukurlah jarak yang ditempuh bola dari garis horizontal sampai letak bola berhenti menggunakan penggaris, jika bola memantul tembok maka ukurlah dari jarak garis horizontal sampai tembok datambah dengan jarak pantul.
  • Catatlah dalam tabel dengan format sebagai berikut.

Kesimpulan
Dari percobaan di atas dapat dijelaskan bahwa semakin besar gaya yang kita berikan maka semakin jauh (cepat) bola yang bergerak. Dari percobaan di atas juga dapat dijelaskan bahwa gaya dapat mempengaruhi gerak yaitu:
  • Mengakibatkan benda yang diam menjadi beregerak.
  • Mempercepat gerak benda
  • Memperlambat gerak benda (adanya gesekan terhadap lantai)
  • Menghentikan gerak benda (bola yang bergerak menjadi berhenti akibat bergesek dengan lantai)
  • Mengubah arah gerak benda (memantul)

Semoga dapat bermanfaat dan selamat berkreasi.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Senin, 25 April 2011

Percobaan SAINS Sederhana "Pembiasan Cahaya"

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam Pengunjung Hebat dan Penuh Kreasi.

Pada kesempatan ini, Nizar memosting kegiatan ekstrakurikuler SAINS Club di SDIT Permata Bunda Demak. Tepatnya Senin, 25 April 2011 sekitar pukul 14.30 Sahabat SAINS (Panggilan siswa SDIT Permata Bunda Demak yang ikut ekstrakurikuler SAINS Club) melakukan percobaan pembiasan cahaya secara sederhana. Berikut Nizar berikan rincian alat, bahan, tata cara, dan alasan yang mengenai percobaan pembiasan.


Alat dan bahan
  1. Koin (benda kecil lainnya)
  2. Mangkok
  3. Gelas ukur/ tempat air
  4. Air

Tata cara
  1. Masukkan koin ke dalam mangkok.
  2. Mintalah bantuan seorang sahabat agar duduk di depan mangkok dan suruhlah untuk melihat koin di mangkok di mana letaknya berhadapan denganmu.
  3. Setelah itu geserkan mangkok menjauhi sahabatmu sehingga sahabatmu tidak dapat melihat koin yang berada di dalam mangkok.
  4. Tuangkan air ke mangkok.
  5. Apa yang terjadi berikutnya?

Apa Yang Terjadi?

Koin terlihat yang sebelumnya tidak terlihat setelah diberi air ternyata koin jadi terlihat! (Ajaib bukan?)

Mengapa?

Kita bisa melihat benda jika ada cahaya yang mengenai benda tersebut. Cahaya melintas melalui sebuah garis lurus. Pada awalnya koin tidak terlihat, karena cahaya lurus yang menghubungkan mata dengan posisi koin terhalang oleh dinding mangkuk. Sedangkan cahaya lurus yang menghubungkan mata dengan mulut mangkuk tidak jatuh di atas koin. Ketika mangkuk diisi air, air membiaskan atau membelokkkan cahaya yang datang melalui mulut mangkuk sehingga mengenai koin. Oleh karena itu, koin menjadi terlihat.


Semoga percobaan tersebut dapat bermanfaat dan Nizar dapat kembali lagi memosting percobaan lainnya.


Wassalamualaikum Wr. Wb.

Minggu, 17 April 2011

Anak HEBAT SDIT Permata Bunda Demak 1

Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam HEBAT untuk pengunjung yang HEBAT.
Alhamdulillah, Nizar dapat memosting kembali. Pada kesempatan ini Nizar ingin megisahakan seorang anak yang HEBAT dan CERDAS.

Sekitar jam 10 Nizar mendapat amanah dari sekolah untuk menjemput anak yang mengikuti lomba senam. Dan akhirnya sampai juga di tempat tersebut dan lomba telah usai.

Setelah sampai di sana Nizar langsung menuju ke tempat anak untuk menghela nafas dan meluangkan snack yang ada di tangannya sesekali dimasukkan ke dalam mulut.

"Assalamualaikum", salam Nizar.
"Waalaikumsalam Wr. Wb." jawab anak-anak.
Sambil menunggu anak menghabiskan snack dan siap untuk pulang, Nizar akhirnya ikut duduk di tempat yang masih legang itu. Tiba-tiba datang anak HEBAT sambil berkata dan menyodorkan snack ke arah Nizar, "Pak, rizky datang." sebenarnya Nizar ingin menolak tetap sebelum mejawab Anak HEBAT tersebut meyakinkan Nizar dengan mengatakan, "Pak, tidak boleh menolak rizki lo, kan bapak pernah bilang kalau mendapat rizki tidak boleh menolak."

Anak HEBAT tersebut sudah memikirkn kalimat untuk menawarkan snack untuk Nizar bagaimana Nizar mau menerima snacknya tanpa menolak. Jika Anak HEBAT tersebut saat menawarkan snack berkata, "Pak mau tidak?" pasti Nizar jawabnya "Tidak usah, kan snacknya untuk mas yang sebelumnya sudah berjuang untuk berlomba." karena anak HEBAT tersebut sudah menperkirakan jawabannya saya dan karena keikhlasannya memberi maka Anak HEBAT tersebut menawarkannya dengan perktaan seperti itu.

Betapa HEBATnya anak di dunia ini, mungkin kita tidak pernah menyangka bahwa seorang anak dengan usia yang masih belia berfikiranya sangat panjang dan jauh.

Semoga kisah ini dapat menambah pengetahuan dan dapat bermanfaat bagi pengunjung HEBAT bahwa seoarang anak memang mempunyai pemikiran yang LUAR BIASA yang jauh dari perkiraan orang dewasa.

Wassalamualakum Wr. Wb

Jumat, 25 Maret 2011

Senyuman Nizar

Adzan subuh tlah berkumandang
Terdengar, menyejukkan hati
Bangkitkan jiwa untuk bersihkan diri
Dan bersujud menghadap Sang Khalik pemilik diri
Hingga senyum tersibak manis di pipi mungilnya

Langkahkan kaki kecil mungilnya
Sibakkan senyum manisnya
untuk menyambut pagi yang ceria
Meski terkadang berhias tangis bahagia
yang membuat bahagia orang di sampingnya

Hari ini ia mulai dengan basmallah
Hari ini ia langkahkan kaki kecilnya
Hari ini ia kreasikan tangan mungilnya
Hari ini ia hiasi senyum di lesung pipnya
Hari ini ia mulai bicara dengan santunnya
Untuk menyambut kebahagiaan Illahi

Ya Allah...
Lindungilah ia dengan kasih sayangMu
Jagalah ia dengan bentengan iman dan taqwa kepadaMu
Peliharalah ia dengan ibadah karenaMu
Hiasilah ia dengan tutur sikap lembut dan penuh senyuman
Jadikanlah ia panji islam dan insan yang menyenangkan.

Nizar tersenyumlah dan raih prestasi bersama Illahi. Amien

Selasa, 15 Maret 2011

Mitos VS Fakta Mengenai Anak Bermasalah !

Para orang tua dan guru yang berbahagia, Kontroversi pemahaman tentang anak sering kali membuat kita yang awam ini merasa bingung; padangan manakah yang benar....? Padahal selama 20 tahun terakhir telah terjadi perubahan padangan yang sangat besar antara para praktisi dan pemerhati pendidikan Sebelum dan Setelah tahun 80-an dalam memandang anak-anak yang bermasalah. Mari kita ketahui apa saja perbedaanya; dan manakah yang mitos dan mana yang lebih dekat pada fakta;

Pandangan Sebelum 80-an yang selanjutnya akan saya sebut sebagai (Mitos) Pandangan setelah 80an yang selanjutnya akan saya sebut sebagai (Fakta)
1 MITOS: Setiap anak dilahirkan berbeda, sebagian besar dalam kondisi normal dan sebagian lagi mengalami kelainan, yang sering dikelompokkan kedalam Learning Disability, Attention Defisit Disorder, Attention Defisit Hiperactive Disorder dan Disleksia FAKTA: Setiap anak dilahirkan berbeda, oleh karenanya memerlukan perlakuan dan cara pembelajaran yang berbeda sesuai dengan ciri-ciri keunikan yang dimilikinya masing-masing. Tidak ada yang disebut kelainan pada anak, yang ada adalah perbedaan cara belajar dan sifat-sifat dasar anak, yang merupakah fitrah alami dari Tuhannya.
2 MITOS: Setiap Anak Terlahir ada yang Sangat Cerdas, Cerdas dan Kurang Cerdas FAKTA: Setiap anak yang terlahir adalah Cerdas pada bidangnya masing-masing, kecuali anak yang mengalami cacat otak sejak lahir atau karena kecelakaan yang fatal. Namun ada sebagian anak yang dinyatakan cacad sekalipun secara medis masih dapat kembali normal yang memupuk kecerdasaanya hingga menjadi yang terbaik (Ref: He Ah Lee; The Four Fingger Pianist)
3 MITOS: Kecerdasan yang dimaksud meliputi kemampuan dalam Membaca, Menulis dan Berhitung FAKTA: Kecerdasan bersifat tidak terbatas, Membaca, Menulis dan Berhitung hanyalah salah satu kecerdasan yang disebut berbahasa dan berlogika
4 MITOS: Kecerdasan dapat di ukur melalui tes kecerdasan yang sering disebut dengan Tes IQ. FAKTA: Kecerdasan tidak dapat diukur, melainkan dapat di gali, diamati dan dikembangkan untuk mencapai tingkat maksimum.
5 MITOS: Kegagalan anak dalam proses belajar disebabkan karena faktor internal anak tersebut dengan kemungkinan menderita kelainan salah satu dari yang disebut LD, ADD atau ADHD. FAKTA: Kegagalan anak dalam proses belajar disebabkan karena faktor ekternal yang berupa ketidakmampuan para pendidik dan orang tua memahami gaya belajar, sifat dasar anak serta teknik-teknik mendidik/mengajar yang sesuai dengan gaya belajar dan sifat dasarnya
6 MITOS: Agar tidak mengalami kegagalan dalam proses belajar maka anak yang dikategorikan sebagai penderita LD, ADD dan ADHD perlu mendapat terapi khusus, yang kerap kali menggunakan obat-obatan yang cukup berbahaya seperti Ritalin (methylphenidate), Dexedrin (dextroamphetamine), Cylert (pemolin), klonidin dan anti depresant lainnya. FAKTA: Agar tidak mengalami kegagalan dalam proses belajar maka orang tua, guru dan pendidik harus belajar dan menguasai teknik mengajar holistik, Tipologi Sifat dasar anak, Gaya Belajar Anak serta Sistem Penilaian yang berbasiskan pada keberagaman kecerdasan masing-masing anak.
7 MITOS: Penilaian lebih difokuskan pada sisi kelemahan yang dimiliki oleh masing-masing anak yang disebut sebagai “kelainan” pada anak untuk bisa diatasi. FAKTA: Penilaian harus lebih difokuskan pada sisi keunggulan spesifik yang dimiliki anak yang disebut sebagai potensi kecerdasan yang terpendam agar bisa tumbuh menjadi yang terbaik dibidangnya.
8 MITOS: Belajar didefinisikan sebagai kemapuan untuk mengingat kembali informasi yang pernah disampaikan atau berpusat pada kemapuan untuk menghafal secara sama dan seragam. FAKTA: Belajar didefinisikan sebagai proses kreatif yang meliputi Mengetahui, Melakukan, Menganalisa, Menyimpulkan dengan cara dan hasil berbeda sesuai dengan hasil temuan dan pengalaman masing-masing anak..

Para orang tua dan guru yang berbahagia mari kita gunakan Logika dan Nurani kita yang paling dalam untuk menilai pandangan manakah yang menurut anda lebih masuk akal dan lebih memberi peluang sukses bagi anak-anak kita kelak.....! Tentu saja kali inipun anda bebas memilih apakah anda akan memilih pandangan-pandangan yang bersifat mitos atau yang berdasarakan fakta penelitian, dan tentu saja pilihan itu sepenuhnya berada ditangan anda !

Sumber: http://ayahkita.blogspot.com/2011/02/mitos-vs-fakta-mengenai-anak-bermasalah.html

Sujud Malam Sang Guru

Anak kita, juga anak-anak murid kita disekolah adalah wujud dari kesempurnaan Sang Pencipta, mereka semua sempurna sama seperti sempurnanya seluruh sistem alam semesta ini.

Untuk menguak rahasia kesempurnaan itu hampir setiap hari, setiap saat kubuka lembaran2 ilmu seperti juga pada malam ini, namun karena keterbatasanku sebagai manusia, meskipun hampir setiap hari lembaran2 buku pendidikan anak ku pelajari untuk menguak misteri keajaiban sifat dan prilaku seorang anak, sering kali aku masih juga menemui jalan buntu untuk beberapa kasus tertentu dan aku tidak ingin mengarahkan pikiranku bahwa anakkulah yg bermasalah, muridkulah yg bermasalah... dan pada saat itulah aku kembali bersujud kepadaMu ya Tuhanku, tolonglah bimbing aku untuk menemukan jalan keluarnya, untuk menemukan dimana aku bisa belajar tentang masalah baru ini, agar aku bisa membantu diriku sendiri, anak-anakku dan siapapun yg mengalami hal yg sama.Sungguh ternyata bagitu banyak hal yg sudah aku ketahui tentang anak, tapi ternyata faktanya aku mendapati diriku setiap hari merasa bahwa jauh...jauh lebih banyak hal yg tidak ku ketahui tentang keajaiban dari sifat, prilaku dan cara berfikir anakku.

Para orang tua dan guru yg aku cintai dimanapun kita berada, marilah selalu kita ingat dan sadari jika kita merasa sudah kewalahan dan buntu terhadap satu masalah dengan anak kita atau murid2 kita disekolah, jangan putus asa, jangan takut dan jangan pernah menyerah karena kita masih punya satu Maha Guru yg Paling Luar Biasa Hebat dan Maha Tahu yg selalu siap membantu kita kapanpun kita memintanya, ya...mari kita bertanya dan meminta pertolongan pada Tuhan Semesta Alam.

Hampir sebagian besar, atau bahkan mungkin semua apa yg aku ketahui dan ku miliki tentang ilmu mengasuh dan mendidik anak, tidak lain dan tidak bukan adalah hasil dari petunjuk dan sujud permohonanku pada Tuhanku Yang Maha Agung, Guru dari segala guru di alam semesta ini yg melampaui semua ilmu yg pernah terulis dibuku.

Karena aku telah menyadari bahwa memang setiap anak yg terlahir dibumi yg dititipkan pada kita orang tuanya adalah adalah wakil-wakil dari keinginan Mu, Tuhan Yang Maha Agung dan bukan wakil-wakil dari keinginan kita para orang tuanya, gurunya dan kurikulum sekolahnya.

Jadi jika mereka tidak cocok dengan kita, guru, atau kurikulumnya mungkin yg tidak cocok itulah yg perlu di kaji dan dipelajari ulang dan bukan pada anaknya.Semoga Tuhan selalu membimbing kita semua yg telah memilih baik sadar ataupun tidak untuk menjadi guru, baik guru bagi anak2 kita dirumah maupun guru bagi anak-anak murid kita disekolah, karena Engkaulah Maha Gurunya.

Sumber: http://ayahkita.blogspot.com/2011/03/sujud-malam-sang-guru.html#comments

Rabu, 09 Maret 2011

Khasiat Madu Lebah Menurut AL-Qur’an Dan Hadist

Selaras dengan perkembangan dunia yang semakin canggih, dunia perubatan juga semakin maju berbanding dengan cara perubatan dahulu. Oleh itu rawatan-rawatan tertumpu kepada cara moden di hospital-hospital yang cukup dengan segala kemudahan dan kepakaran. Namun begitu berubat mengikut saranan al-Qur’an dan hadis masih tetap mengambil tempat di dalam kehidupan masyarakat Islam.

Menurut Nabi Sallallahu ‘Alaihi Wasallam setiap penyakit itu pasti ada ubatnya. Sabda Baginda :

Maksudnya : "Berubatlah, maka sesungguhnya Allah tidak meletakkan penyakit kecuali Allah menyediakan baginya ubat, kecuali satu penyakit,yaitu tua" ( Hadis riwayat Abu Daud)

Tafsirnya: "Kemudian makanlah daripada setiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan. Daripada perut lebah itu keluar minuman madu yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat ubat menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang yang memikirkan."

Beberapa kajian telah diusahakan yang tertumpu kepada bahan-bahan semulajadi daripada tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan. Begitu juga dengan madu lebah kerana dalam al-Quran sendiri telah menggariskan pelbagai pengajaran dan maklumat penjagaan diri daripada pelbagai penyakit, maupun kesihatan jasad atau rohani agar kita dapat mengerjakan segala perintah Allah dengan teratur.

Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam juga ada berpesan agar seseorang itu berbat dengan madu dan al-Qur’an, Baginda bersabda:


Maksudnya: "Ambillah / pergunakanlah olehmu sekalian akan dua ubat penyembuh yaitu madu dan al-Qur’an."

(Hadis riwayat Ibnu Majah)

Daripada hadis tersebut ternyata madu mempunyai keistimewaan yang tersendiri dengan nilai-nilai utama dalam ilmu kesihatan, yang mempunyai zat-zat besi dan vitamin yang kuat. Di samping itu madu juga dianggap penting kerana memenuhi keperluan tubuh dan cepat memberi tenaga.

Mereka yang mengetahui akan khasiat madu akan menggunakannya secara rutin, hal ini bukan hanya teori tetapi telah dibuktikan daripada beberapa kajian yang telah dilakukan di mana jika ianya diamalkan setiap hari akan mencegah daripada pelbagai penyakit dan memberi tenaga yang cukup.

Di samping itu madu juga seringkali digunakan untuk sampingan sarapan pagi agar tenaga segera siap digunakan dalam menjalankan kerja harian. Madu juga memiliki aroma enak yang meningkatkan selera, sepertimana Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam juga mengamalkannya. Diperkuatkan dengan hadis baginda yang berbunyi:

Maksudnya: "Dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda: "Barangsiapa yang menjilat madu sebanyak tiga kali pagi pada setiap bulan, maka dia tidak akan terkena cubaan yang besar."

Di samping itu dengan memakan madu juga boleh menyembuhkan batuk-batuk yang menganggu dan boleh mencegah daripada kekejangan pada otot tubuh khususnya pada bahagian kaki. Dalam perubatan tradisional, madu telah dimanfaatkan untuk menahan luka-luka terbakar pada kulit. Jika diusapkan madu akan dapat mengurangi rasa sakit yang menyengat dan mencegah pembentukan lepuh (melecur) dan cepat sekali menyembuhkan kawasan yang terbakar. Di samping itu banyak lagi penyakit yang boleh sembuh misalnya hidung tersumbat, anak yang kencing malam dan sesuai untuk kanak-kanak damit yang baru lahir.

Dalam al-Qur’an, hadis-hadis yang disebutkan dan amalan perubatan tradisional, madu mempunyai keistimewaannya yang tersendiri. Adalah menjadi suatu amalan yang baik menjadikan madu sebagai ubat dan penjagaan kesihatan.


Sumber: http://tahajud.blogsome.com/2007/10/