Rabu, 13 Oktober 2010

GURUKU BILANG, SAYA KERBAU ???

Biasa kita dengar dari guru-guru kita umpatan-umpatan dari mulutnya yang mengata-ngatai kita sebagai dasar bodoh, dasar kerbau, dasar dungu, dasar udik, dasar bebal…….wah siswa siapa yang tidak merah telinganya bila dikata-katai seperti itu. Siswa juga kan manusia, bukan kerbau dan bukan binatang. Nah biasanya dari awal inilah siswa-siswa akan menanamkan kebenciannya kepada gurunya yang mengata-ngatainya. Dan bila hal itu terjadi maka gejala-gejala ketidak berhasilan guru akan mulai nampak. Karena bila semakin banyak siswa membencinya maka dalam mengajar dia tidak diperhatikan lagi sama siswa yang membencinya tersebut.
Tapi biasanya guru hanya cuek seraya berkata, “tak peduli, karena berapa pun yang saya ajar maka tak akan mempengaruhi gaji saya”.. wah… apakah guru itu mengajar semata-mata mengejar Rp ?????. jawabannya tidak. Karena guru itu tugas utamanya adalah membuat siswa dari tidak tahu menjadi tahu. Dari tidak mengerti menjadi mengerti dan dari bodoh menjadi pintar.

Karena pada hakekatnya arti guru itu sangat mulia. Guru itu berasal dari bahasa India kuno sana (sangsekerta) yang berarti Gu=gelap dan Ru=terang. Jadi arti guru itu adalah yang membuat seseorang dari gelap menjadi terang. Bukan Gugu yang membuat gelap menjadi tambah gelap lagi, atau yang paling parah Rugu yang menjadikan terang ke arah kegelapan.
Sudah siapkah kita menjadi guru yang membuat alam kegelapan pendidikan Indonesia ke arah terang benderang dan kemajuan pendidikan Indonesia..?????
Cayo Guru Indonesia

Sumber:http://aalmarusy.blogspot.com/2010/10/guruku-bilang-saya-kerbau.html

Minggu, 10 Oktober 2010

Curahan HATI Anak HEBAT kepada Ibunya 2010_Bag. 1

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam HEBAT dan penuh keCERIAan untuk Pengunjung HEBAT khususnya para orang tua yang HEBAT.

Pada kesempatan kali ini Nizar ingin mensharingkan curahan hati Anak HEBAT kepada ibunya. Kenapa ? Karena dengan mengethui curahan hati Anak HEBAT kepada ibunya setidaknya pengunjung HEBAT khusunya para ibu HEBAT tahu apa yang dibutuhkan atau diinginkan seorang Anak HEBAT kepada ibunya, yang tidak sekedar menuntut materi (kekayaan) atau kepuasan dalam mendapat nilai yang bagus tetapi Anak HEBAT lebih membutuhkan kedekatan, perhatian dan kepercayaan yang lebih dari orang tuanya khususnya ibu yang HEBAT. Yakinlah dengan kedekatan, perhatian dan kepercayaan kepadanya akan membuatnya menjadi anak yang HEBAT dan SUKSES dunia akhirat.

Pada kesempatan ini Nizar hanya mposting bebarapa curahan hati Anak HEBAT pada ibunya yang insyaAllah curahan hati anak HEBAT kepada ibunya Nizar postingkan lain waktu. Berikut beberapa curahan hati anak HEBAT kepada ibunya yang diambil daricurahan hati siswa di SD Nizar bekerja tanpa mengurangi tulisan keluguan Anak HEBAT tersebut. Semoga dapat menjadi pertimbangan dalam memberikan kebahagian untuk Anak HEBAT.

  • Anak HEBAT 1 mencurahkan, "Mama itu orangnya penyanyang, baik, suka menolong, sabar sama orang-orang, ngak suka marah-marah, pintar, sayang sama keluarganya. Terima kasih ya karna telah mendidik saya dari kecil hingga sekarang." (Subhanallah untuk ibu yang HEBAT ini)
  • Anak HEBAT 2 mencurahkan, "Ibu saya baik, cantik, pintar dan jika bernyanyi suaranya bagus. Tapi kalau belajar sepeda atau Bahasa Arab pasti mengeluh dan ibu gampang putus asa makanya saya males banget kalau mengajari (mungkin maksudnya diajari) ibu." (Allahukabar jangan putus semangat ya bu, Anandamu yang HEBAT akan selalu memperhatikan ibu. Ananda yakin ibu pasti BISA. Ibu bagaimana?)
  • Anak HEBAT 3 mencurahkan :"Ibuku orangnya baik hati, perhatian dan selalu membuat anaknya senang tetapi walaupun membuat anaknya senang (Kira-kira senang dalam segi apa ya bu?) setiap hari ibuku bekerja 7 jam bila ditambah dengan kuliah 3 jam artinya ibu diluar rumah 10 jam. Waluapun begitu ibu tetap membuat anaknya senang dan bangga kepada ibu walaupun meluangkan waktu 14 jam." (Subhanallah betapa HEBATnya ananda mau menerima dan memperhatikan ibundanya sampai menghitung waktu aktifitas ibunda secara rinci dan benarkah 14 jam dapat digunakan untuk mereka ? Dan apakah ibu yakin kalau dalam hati ananda seperti itu?)
  • Anak HEBAT 4 mencurahkan, "Saya ingin ibu saya meluangkan waktu untukku. Saya ingin ibu saya masak sayur untukku. Aku juga ingin sekali diajak ke rumah Bude Mardhi yang di krapyak Semarang mengendarai motor." (Ibu ... maukah meluangkan sebagian waktu untuk Anandamu yang HEBAT ini?)
  • Anak HEBAT 5 mencurahkan, "Mamaku itu ... orangnya cantik seperti putri salju. Lalu baik, ramah, penyanyang, tidak pernah marah jadinya mamaku kelihatan masih muda. Kalu saya ngeyel dibilangin pasti dibilangin baik-baik. Ibuku juga banting tulang mencarikan uang atau rizeki. Ibuku juga baik hati seperti Cinderella dan ibuku juga sudah membesarkan aku dengan susah payah. Ibuku juga ikhlas menolong orang." (Alhamdulillah betapa senangnya punya anak dan bunda seperti ini yang dimata anandanya sosok yang LUAR BIASA.)
  • Anak HEBAT 6 mencurahkan, "Ibuku itu cantik, pintar masak, selalu mengajari aku. Ibuku sangat HEBAT. Ibuku suka menolong orang sakit karena dia (mungkin maksudnya beliau) bekerja di rumah sakit." (Subhanallah meski ibu bekerja tetapi ananda berkomentar seperti ini pasti ibu selalu meluangkan waktu untuk ananda meski sebentar.)
  • Anak HEBAT 7 mencurahkan, "Ibuku cantik. namanya .... (maaf tidak dapat Nizar cantumkan). Aku senang mempunyai ibu cantk seperti ibuku ini. Ibuku seorang pedagang. Ia (maksudnya beliau) berdagang burger. Mengikuti acara-acaradan berdagang di sekolah-sekolah yang lain. Kini ibuku sedang mengikuti acara di Bali, ibu belum pulang semoga ia pulang dengan selamat. Saat pulang nanti ibuku berjanji padaku bahwa ia pulang membawa sepeda untukku. Sifat ibuku baik, sayang padaku, dan yang lain-lain. Yang paling kusukai ibu pulang berdagang membawa oleh-oleh tapi sekarang jarang tapi aku tetap sayang pada ibuku sebab ia cantik." (Mungkin ibu seperti ibu yang pernah di sebutkan seorang Anak HEBAT. Anak HEBAT berkata pada ibunya, "Ibu hari ini cantik deh?" Ibunya pun menyahut, "Kenapa?" Anak HEBATpun menjawab, "Karena hari ini ibu tidak marah." Subhanallah dengan hanya tidak marah membuat anak bahagia dan bangga kepada ibunya apalagi kalau kita berikan kedekatan, perhatian n kepercayaan kepada mereka?)
  • Anak HEBAT 8 mencurahkan, "Ibu tiap hari sukanya beres dan bersih-bersih rumah dan tak lupa slalu menyiapkan makanan dan kebutuhan lainnya. Ibuku yang paling tidak sering (mungkin makasudnya tidak suka) kalau lihat tempatnya berantakan apalagi lihat suasana rame pada berantem atau berbutan (maksudnya berebutan) ibuku untuk belajar. Ibuku juga kadang marah tapi untuk kebaikkan juga." (Betapa mengertinya ananda dengan ibu, ibu bagamana?)
  • Anak HEBAT 9 mencurahkan, "Orang tuaku baik-baik dan aku pernah dimarahin karena aku tidak nurut sama orang tuaku." (Ibu jangan marah ya... kan bisa memberikan pengertian kepadaku dengan bertanya kepadaku. Maafkan aku ya bu?)
  • Anak HEBAT 10 mencurahkan, "Ibu bangun pagi jam 05.30, sholat shubuh, cuci piring dan masak setelah itu membangunkan anak-anak, mandikan adik, kemudian menyuapi adik, seyeiapapkan (maksudnya menyiapkan) bekal anak-anak sekolah. Ibu juga bersiap-siap berangkat kerja, sebelum berangkat ibu mengantar saya sekolah dulu baru berangkat mengajar." (Ananda memperhatikan ibu dengan rincinya bagaiman dengan ibu sudah tahukan kegiatan anandamu ini?)

Itulah sebagian curahan Anak HEBAT kepada ibunya. Mohon dipahami dan dirsapi apa yang sebenarnya dibutuhkan seorang Anak HEBAT kepada bunya yang HEBAT. Semoga pengunjung HEBAT khususnya para ibu HEBAT mengerti betapa perhatiannya ananda-ananda ibu yang HEBAT.

Semoga bermanfaat.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Sabtu, 09 Oktober 2010

Baterai dari Kentang Rebus

Seberapa besar ketergantungan Anda pada baterai? Jawabnya mungkin bervariasi namun bisa dipastikan kalau paling tidak ada satu atau dua peranti elektronik Anda yang menggunakan daya baterai sebagai penyuplai energi. Bayangkan jika Anda kehabisan daya baterai sementara untuk membelinya Anda harus mengeluarkan uang atau menempuh jarak yang cukup jauh. Bukankah lebih mudah jika Anda tinggal merebus kentang untuk mengisi ulang baterai Anda?

Skenario di atas mungkin tak akan bisa diterapkan di daerah perkotaan yang notabene lebih mudah mencari baterai atau jaringan listrik sudah menyebar ke berbagai penjuru kota. Skenario itu hanya akan berlaku pada daerah-daerah terpencil yang memang masih punya banyak batasan. Para peneliti di Yerusalem pun sadar kalau hasil temuan mereka ini akan lebih bermanfaat di daerah-daerah yang sedang berkembang dan jaringan listrik belum menjangkau semua tempat. Karena itu mereka juga hanya akan menyumbangkan teknologi ini pada mereka yang ada di negara-negara berkembang.

Dari gambar yang dicantumkan, terlihat bahwa pembuatan baterai dari kentang rebus ini juga tak terlalu rumit. Mereka hanya menggunakan kabel dan elektroda yang terbuat dari seng dan tembaga yang jelas mudah didapat di mana-mana. Kenapa harus direbus? Konon, proses ini semakin meningkatkan daya listrik hingga sepuluh kali lebih besar dari kentang yang tidak direbus. Tidak jelas seberapa besar daya yang dihasilkan oleh kentang-kentang rebus ini namun yang pasti biaya pembuatannya jelas tak terlalu mahal dan bagusnya lagi, baterai ini bisa diisi ulang dengan cara yang mudah.

Source: Engadget

Inilah Perkiraan Jika Bumi Berhenti Berputar

Sekedar perkiraan dan perhitungan, keliling bumi di katulistiwa adalah 40.000 kilometer, sedangkan untuk satu kali putaran (rotasi) diperlukan waktu 24 jam. Dengan demikian, kelajuan rotasi di Katulistiwa adalah v = 40.000 km / 24 jam = 1.667 km/jam atau 463 m/s. Karena kita berada di atas permukaan bumi, maka laju gerak melingkar kita sama dengan laju rotasi bumi, yaitu 463 m/s.


Jika bumi berhenti berputar secara mendadak, atmosfir masih akan bergerak dengan kecepatan di atas (1.667 km/jam). Atmosfir akan bergerak sangat cepat, sehingga akan menerbangkan daratan, daratan di sini adalah batu, tanah, pohon, bangunan, manusia dan binatang. Semua akan diterbangkan ke dalam lapisan atmosfir itu sendiri.

Dan inilah jawabannya setelah bumi benar-benar berhenti berputar :
  1. Gravitasi yang dirasakan manusia meningkat puluhan kali lipat. Soalnya sebelumnya permukaan bumi itu berputar dengan kecepatan tinggi sehingga yang ada dipermukaanya mengalami gaya sentripetal yang melawan gaya gravitasi. (ini saja sudah cukup utk membunuh semua manusia).
  2. Kemungkinan, semua area magnetik akan hilang, sehingga akan banyak sekali peralatan elektronik yg tidak lagi bekerja.
  3. Setengah bumi yang tersinari matahari terus akan menjadi sangat panas, dan bagian yang malam terus akan menjadi sangat dingin, meskipun tentunya hal ini akan membuat air samudra dan angin berputar mengelilingi bumi karena perbedaan tekanan udara (bagian yang panas tekanan udaranya lebih rendah daripada bagian yang dingin).
  4. Kalo bumi hanya berhenti berotasi dan tidak berhenti berevolusi mengelilingi matahari, itu artinya satu hari = satu tahun. Soalnya bagian yang disinari matahari akan tergantung dari posisi revolusi bumi. (kalo salah satu bagian bumi terkena matahari selamanya, artinya bumi masih berotasi dong, hanya saja rotasinya setara dengan revolusinya).

http://www.unikaja.com/2010/10/inilah-perkiraan-jika-bumi-berhenti.html#axzz11rjTTKC0

Siapakah Yang Menciptakan Tuhan ?

"Kalau seluruh jagat raya ini diciptakan Tuhan,... lalu Siapakah Yang Menciptakan Tuhan?", Seorang ateis mengungkapkan pertanyaan ini dengan sangat bangga seolah-olah pertanyaan tersebut orisinil dari hasil kecemerlangan otaknya, sambil sesumbar bahwa pertanyaan tersebut menjadi salah satu bukti kemenangan ateisme atas agama Tuhan. Benarkah demikian? Tentu tidak samasekali. Kesalahan pertama adalah ketika ateis menyangka bahwa pertanyaan tersebut orisinil dari otak mereka. Padahal pertanyaan tersebut sebenarnya merupakan pertanyaan alamiah yang bisa muncul pada setiap orang. Hanya saja ketika banyak orang beriman telah menemukan jawabannya ternyata ateis baru bertanya tanya. Alih alih mereka bangga memiliki pertanyaan "cerdas", ternyata mereka ketinggalan jauh, karena jawabannya sangat mudah bahkan tanpa harus mengernyitkan dahi, mau tau jawabannya?
Kalau ateis menyangka pertanyaan tersebut tidak ada jawabannya, dia salah besar. Yang terjadi sebenarnya ada dua kemungkinan:
  1. Dia tidak mau menerima jawaban tersebut (dikarenakan kesombongannya).
  2. Kapasitas otaknya tidak cukup memadai untuk menalar permasalahan yang sepele ini.

Mari kita sejenak pelajari pertanyaan tersebut.

Masalah "Tuhan Pencipta (creator)" dan "Makhluk yang Diciptakan (creature)" sebenarnya bersandar pada sebuah premis umum:

"Pencipta (creator)" bukanlah "yang dicipta (creature)".

premis umum semacam ini bukan sesuatu yang harus dibuktikan karena merupakan alur logika alamiah akal manusia. Sama halnya dengan pernyataan "awal" bukanlah "kemudian" atau peryataan "tinggi" bukanlah "tidak tinggi".

Namun demikian ada saja ateis yang agak lamban berfikir bertanya lagi, "Apa buktinya bahwa creator bukanlah creature?" Tentu tidak ada gunanya meladeni pertanyaan kurang akal semacam ini. karena yang dia butuhkan bukan jawaban melainkan latihan menghafal bahwa kiri bukan kanan, bahwa jauh bukan dekat, dst.

Dan bagi ateis yang menerima premis tersebut ternyata semuanya gagal menghubungkannya dengan masalah yang dia tanyakan sendiri. Padahal tinggal mengganti kata creator dengan kata Tuhan, jawaban pertanyaan "cerdas" mereka langsung terjawab tuntas.

creator bukanlah creature diganti menjadi Tuhan bukanlah creature atau dengan kata lain "Tuhan pencipta" bukanlah "Makhluk yang diciptakan".

sehingga jawaban yang benar dari pertanyaan "Siapakah Yang Menciptakan Tuhan" adalah "Tuhan tidak diciptakan" karena jika ada sesuatu yang diciptakan maka dia bukanlah Tuhan.

pernyataan terakhir ini sama persis dengan pernyataan berikut:

"Awal tidak didahului oleh sesuatu" karena jika ada sesuatu yang didahului oleh yang lain maka dia bukanlah awal atau tidak bisa disebut awal.

Nah jelaskan bahwa pertanyaan yang diagul agulkan oleh ateis yang katanya tak ada jawabannya ternyata mudah banget ngejawabnya?

(by adil muhammad isa)

Sumber: http://wiseislam.blogspot.com/2010/10/siapakah-yang-menciptakan-tuhan.html

Rabu, 06 Oktober 2010

Kunci menuju ketenangan hati.

  1. Dzikirlah dan Ketuklah, maka akan terbuka. Ingatlah pada Nya, maka Ia akan mengingatmu. Berdoalah, maka keluh kesahmu akan didengarkan
  2. Sholatlah
  3. Sedekahlah
  4. Jangan tergantung pada orang lain. Bergantunglah pada diri sendiri dan bersikaplah mandiri serta memohonlah pada Allah setiap kesulitan. Pasti BISA.
  5. Jangan berburuk sangka orang lain akan membicarakan/menghinamu (Bersikap Positi Thinking)
  6. Jangan menyesali masa lalu (Kesalahan yang terjadi) dan jadikanlah sebagai guru terbaik.
  7. Jangan menyimpan kemarahan, dendam, iri hati dan kebencian.
  8. Jangan membiasakan sikap terburu-buru karena akan menambah kegundahan. Ambila nafas panjang simpan di dalam perut lalu hembuskan pelan-pelan dengan membaca Allah insyaAllah akan lebih santai.
  9. Jangan khawatir akan hari esok. Allah menjanjikan masa depan, dan harapan kita tidak akan pernah lenyap. Cinta, hidup dan mati ada di tangan Allah. Ia telah menuliskan takdir manusia jauh saat sebelum kita di lahirkan. Ia tahu apa yg terbaik bagi kita, maka dari itu jangan pernah sesali apa yang terjadi meskipun terasa perih bagi kita.

Kosong